Presiden Prabowo Undang Tokoh Kritis ke Kertanegara: Informasi yang Sampai Kerap Tak Lengkap

FaktaRakyat. Id| — Mahfud MD (Eks Menkopolhukam) merespons agenda Presiden RI Prabowo Subianto yang melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh di Kertanegara, Jakarta pada Jumat (30/1).

Mahfud MD menyatakan bahwa pertemuan itu harus disambut dengan gembira.

Pernyataan itu disampaikannya melalui kanal YouTube Mahfud MD Official, Selasa (3/2/2026).

Mahfud memuji pertemuan tersebut karena selama ini ini informasi yang sampai ke Prabowo sering tidak utuh.

“Kita juga tentunya gembira bahwa pada akhirnya Pak Prabowo melakukan itu. Karena selama ini kan masalahnya informasi yang sampai ke Presiden itu sering tidak utuh sehingga Presiden itu memberi jawaban beda dengan data lapangan,” ujarnya dikutip dari tayangan di kanal YouTube Mahfud MD Official, Selasa (3/2/2026).

Yakni, banyak informasi disaring sebelum sampai ke telinga Prabowo.

Atas hal itu, pertemuan tersebut harus disambut gembira lantaran Prabowo ingin mendengar informasi secara langsung tanpa saringan.

Lanjut Mahfud menyebut, sejumlah tokoh yang dianggap berseberangan itu ialah tokoh kritis.

Mahfud menyebut, tokoh kritis itu memiliki ide untuk perbaikan Indonesia.

“Tokoh-tokoh yang dianggap berseberangan itu kan tokoh-tokoh kritis yang memang punya ide untuk perbaikan Indonesia, bukan berharap apa-apa,” ucapnya.

“Yang penting sekarang Presiden mau mendengar langsung bukan hanya dari saringan-saringan,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, Mensesneg, Prasetyo Hadi menyatakan tokoh yang bertemu dengan Prabowo bukanlah tokoh oposisi.

Menurutnya, mereka adalah tokoh nasional.

Ia juga menyebut, tokoh yang hadir di Kertanegara, tak ada yang berasal dari partai politik.

Prasetyo menyebut, selama ini Prabowo terus melakukan komunikasi, baik secara terbuka maupun tertutup.

Hal itu dilakukan untuk menerima masukan hingga menjelaskan program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah.

“Dan semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Editor:ST